Sabtu, 30 Mei 2026

Jejak Bahan Baku Nuklir Ilegal Diendus

Asal Tambang hingga Manipulasi Dokumen Ekspor Ditelisik Satgas PKH

spot_img

Berita Terkait

Satgas PKH bersama Kasum TNI, Pangkoarmada RI serta Dankodaeral IV Batam saat melihat material bermuatan radioaktif di Dermaga Mako Kodaeral IV Batam, Selasa (26/5). Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Misteri asal-usul ratusan ton mineral yang mengandung unsur radioaktif dan Logam Tanah Jarang (LTJ) ilegal di Batam masih terus diburu aparat gabungan.

Penyelidikan kini tidak hanya fokus pada proses pengiriman barang, tetapi juga menelusuri lokasi tambang, jaringan distribusi, perusahaan eksportir, hingga pemilik sebenarnya dari muatan bernilai triliunan rupiah tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius setelah hasil uji laboratorium menemukan kandungan sejumlah unsur strategis pada sampel mineral ilminite yang diamankan dari kapal TB Capricorn 106/TK Capricorn 92.210.

Beberapa kandungan yang ditemukan antara lain Zirconium Oxide, Thorium Oxide, Neodymium Oxide, Triuranium Oktasida hingga Cerium Oksida.

Material tersebut diketahui memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkaitan dengan industri teknologi strategis hingga energi.

 

BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

spot_img

UPDATE

Play sound