Rabu, 6 Mei 2026

Pasien Covid-19 di Batam Bertambah, Hanya Satu Kecamatan di Batam yang Zona Hijau

Berita Terkait

Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, pada Kamis 24 Februari 2022 ditemukan 264 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah itu didapat dari hasil tes PCR dan hasil tracing bagi kontak langsung pasien yang terkonfirmasi Corona.

“Ada tambahan 264 orang,” ujarnya.

Didi mengatakan, dari 264 kasus baru ini sebanyak 226 kasus diketahui terkonfirmasi bergejala dan 38 kasus lainnya tanpa gejala. Adapun jumlah kasus aktif saat ini telah mencapai di angka 2.064 orang.

Sementara itu untuk kasus Probable Omicron saat ini berjumlah 370 orang. Dimana 19 orang diantaranya positif Omicron.

Ini diketahui setelah keluarnya hasil pengujian contoh Whole Genome Sequencing (WGS) oleh Litbangkes Kementerian Kesehatan RI.

“Hasil pemeriksaan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, dari 110 Probable Omicron, ada 19 positif Omicron di Kota Batam,” ungkap Didi.

Menurutnya, dari 19 kasus Omicron ini sebagian besar berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau para pelaku perjalanan internasional.

Sejauh mereka sebanyak 16 orang diantaranya dirawat di RSKI Galang dan tiga lain di rumah sakit Batam.

Sementara itu, tim gugus tugas Covid-19 Kota Batam juga mencatat penambahan kasus sembuh Covid-19 sebanyak 80 orang. Selain itu sepanjang 24 jam terakhir tercatat tak ada pasien meninggal.

Sementara itu bila melihat peta penyebaran Covid-19, hampir seluruh wilayah mainland Batam kecuali Batuampar berzona merah dengan jumlah kasus tertinggi di Kecamatan Batamkota 515 kasus.

Selanjutnya Sagulung 479 kasus dan Seibeduk 223 kasus.

“Satu kecamatan yang masih hijau Kecamatan Galang. Sementara Belakang Padang zona kuning dengan tiga kasus dan Bulang zona kuning dengan dua kasus aktif,” pungkasnya.

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE