
batampos – Pemerintah Kota Batam akan segera mendistribusikan paket sembako murah pekan depan. Paket sembako ini akan dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di 64 kelurahan.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berdasarkan laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) proses lelang sudah selesai, dan pekan depan mulai dibagikan. Teknisnya nanti akan menyasar setiap kelurahan yang ada di Batam.
“Kalau tidak salah tanggal 28 Maret ini sudah jalan. Jadi saya akan keliling untuk membagikan paketan sembako murah ini,” kata dia, Senin (21/3).
Ia menyebutkan untuk jumlah paket sembako murah yang akan dibagikan tergantung ketersedian anggaran. Informasi yang didapatkan total sembako yang akan dibagikan sebanyak 45 ribu.
“Tahun lalu ada minyak goreng, beras, dan gula. Saya maunya yang prioritas dan yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” imbuhnya.
Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto mengatakan untuk paket sembako murah tahun ini pihaknya mendapatkan 2.500 paket sembako. Berdasarkan jadwal rencananya pembagian sembako akan dilakukan 27 Maret mendatang.
“Kami masih nunggu jadwal pastinya. Paket sembako Rp 50 ribu ini semoga bisa membantu masyarakat jelang datangnya bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Terkait minyak curah yang saat ini sulit ditemui di pasar, Rudi mengatakan sudah meminta kepada camat, lurah untuk mengacak anggota Polsek sekaligus untuk turun mengecek ketersedian minyak curah di pasar.
“Minyak harus ada dan kebijakan ini harus dijalankan. Makanya saya ingin camat dan lurah ini cek, dan cari tahu dimana minyak tersebut,” bebernya.
Salah satu solusi jangka pendek yang telah ditetapkan, adalah kebijakan HET untuk minyak goreng curah, yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Walikota Batam nomor 21/Disperindag/III/2022.
Pada surat yang ditandatangani oleh Wali Kota Batam pada tanggal 18 Maret 2022, Pemko Batam menginstruksikan harga minyak goreng curah senilai Rp14 ribu per liter, dan Rp15.500 per kilogram.
“Untuk itu agar segera disosialisasikan oleh RT/RW di seluruh Kecamatan. Saat ini saya sudah menandatangani keputusan, khusus untuk curah bukan untuk kemasan di Batam,” ujar Rudi.
Selain itu, saat ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, guna melakukan pemeriksaan ke seluruh gudang milik distributor.
Hal ini dilakukan guna menghindari potensi oknum yang memiliki niat untuk menimbun stok minyak goreng curah.
“Kita di Batam memiliki stok minyak goreng curah. Hal ini tentu menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan karena minyak goreng kemasan naik. Dan saya sudah meminta agar dilakukan pemeriksaan ke beberapa gudang yang ada,” tegasnya.
Rudi juga mengingatkan pedagang, agar tidak bermaik untuk harga minyak curah, jika ada oknum yang memanfaatkan momen saat ini, pihaknya menegaskan akan melakukan tindakan tegas.
Terkait harga minyak kemasan yang saat ini naik 100 persen, Rudi mengungkapkan akan mengundang distributor minyak.
Ia berharap ada solusi yang bisa meringankan masyarakat, ditambah lagi mendekati bulan Ramadan.
“Konsumsi pasti mengalami kenaikan. Karena banyak yang masak, dan berjualan makanan. Jadi saya harap ada kebijakan lah. Kalau bisa harganya tidak semahal ini,” beber Rudi.
Menurutnya, jika minyak goreng mengalami kenaikan, pasti akan berdampak terhadap banyak hal. (*)
Reporter : YULITAVIA

