Rabu, 29 April 2026

Disperindag Segel Pompa Pengisian Solar di Dua SPBU di Batuaji dan Sagulung

Berita Terkait

batampos– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Batam hentikan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di dua SPBU di Batuaji dan Sagulung, Selasa (22/2) sore. Dua SPBU ini diketahui melayani pembelian solar yang tidak sesuai dengan fuel card Brizzi seperti yang dianjurkan pemerintah. Dua SPBU tersebut adalah SPBU 728 Simpang Tobing dan SPBU 709 Codo, Sagulung.

Infomasi yang didapat, penyegelan ini dipimpin langsung Kadisperindag kota Batam Gustian Riau saat melakukan inspeksi mendadak ke lapangan. Di Batuaji dan Sagulung total ada tiga SPBU yang didatangi Gustian dan jajarannya, namun hanya dua yang disegel pada bagian pompa pengisian solar karena, kedapatan melayani pembelian yang tidak sesuai dengan data dalam Fuel Card Brizzi yang dipegang oleh sang pengendara.

“Iya kemarin ditutup sama orang Disperindag. Cuman untuk pompa pengisian solar saja. Katanya kami melayani pembelian yang tidak sesuai dengan data di Fuel Card untuk solar,” ujar pengawasan SPBU Simpang Tobing, Erik Oschar, Rabu (23/2).

BACA JUGA: Tak Ada Toilet SPBU Berbayar di Batam

Senada disampaikan oleh pengawas SPBU Codo, Rizal yang mengaku kebingungan dengan tindakan dari Disperindag tersebut. Menurutnya layanan pembelian solar di SPBU Codo sudah sesuai dengan prosedur yang diatur oleh pemerintah. “Kemarin saat rombongan Disperindag datang, kami sedang isi solar ke (angkot) Bimbar. Kebetulan ada fuel card-nya bimbar itu cuman platnya tak jelas lagi. Kami disalahkan dan disuruh tutup sementara pengisian solar ini,” ujar Rizal.

Sesuai aturan yang ada pembelian BBM solar saat ini harus menggunakan fuel card Brizzi. Satu kendaraan yang terdaftar hanya boleh mengisi satu kali dalam sehari. Disperindag mengambil tindakan tegas ini karena disinyalir ada upaya penyelewengan pendistribusian BBM solar di lapangan. Pihak SPBU akan dipanggil dan diperiksa oleh Disperindag demi mendapatkan informasi yang pasti.

Sementara informasi lain yang didapat di lapangan, selama ini memang kerap terjadi penyelewengan BBM solar di lapangan. Kendaraan pribadi maupun operasional banyak yang menggunakan fuel card yang tidak sesuai dengan data kendaraan yang ada. Angkotan umum misalkan memiliki lebih dari satu fuel card Brizzi sehingga terjadi lebih dari sekali pengisian dalam sehari. Nah informasi yang didapat penertiban ini untuk mencegah ketimpangan seperti ini kedepannya sehingga penyaluran BBM solar di lapangan tepat sasaran. (*)

Reporter: Eusebius Sara

UPDATE