Jumat, 24 April 2026

Polisi Kawasan Pelabuhan Lakukan Hal Ini Saat KM Kelud Tiba di Batam

Berita Terkait

Personel KKP Batam melaksanakan pengamanan kedatangan dan keberangkatan KM Kelud di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Rabu (24/11/2021). Foto: AKP Yusriadi Yusuf untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melaksanakan pengamanan kedatangan dan keberangkatan KM Kelud di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Rabu (24/11/2021).

Pengaman ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kapal laut.

KM Kelud bersandar di Pelabuhan Batuampar sekitar pukul 08.30 WIB dengan penumpang turun dari Belawan 565 orang. Penumpang lanjutan sebanyak 154 orang dan penumpang yang naik sebanyak 403 orang.

Selanjutnya kapal Pelni KM Kelud akan berlayar kembali dengan tujuan pelabuhan Tanjung Priok Jakarta sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolsek KKP, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, pengamanan kedatangan dan keberangkatan kapal Pelni merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Personil Polsek kawasan Pelabuhan Batam beserta instansi terkait di Pelabuhan Batuampar.

Hal ini bertujuan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dengan hadirnya polisi di sekitar masyarakat dengan cara memberikan pelayanan pengamanan.

Kemudian hal ini ditujukan untuk mencegah barang berbahaya ataupun terlarang masuk ke kapal mengingat daerah perbatasan merupakan salah satu jalur keluar masuknya barang berbahaya dan terlarang.

“Dalam pelaksanaan pengamanan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap orang maupun barang-barang calon penumpang yang akan naik ke kapal sebagai antisipasi kejadian yang dapat mengganggu keamanan,” ujarnya, Rabu (24/11).

Disamping itu personil KKP Batam juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat, selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, selalu memakai masker serta tidak berkumpul kumpul sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

“Himbauan prokes ini sebagai upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Walaupun sudah Melandai, kita tetap tak boleh lengah dan tetap menerapkan prokes yang ketat,” tegas Yusuf.

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE