
batampos – SMK dan SMA Integral Hidayatullah Boarding School Batam yang merupakan salah satu unit pendidikan dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam mengadakan Tasyakuran Khataman dan Imtihan serta Pengukuhan Guru Pengajar Al-Qur’an santriwati yang diikuti 73 peserta yang sudah dinyatakan lulus oleh tim penguji, Kamis (31/3/2022)
“Acara ini menjadi agenda akhir tahunan yang rutin dilakukan karena calon Alumni Santri SMK dan SMA Integral Hidayatullah wajib memiliki 3 Pengakuan Kompetensi yakni Ijazah dari Kemdikbud, Sertifikat Pengajar Al Quran dan Sertifikat Kekaderan sebagai Daiyah,” jelas Farhan S, Kadepdikdasmentren Yayasan Hidayatullah Batam.
Syarat kelulusan mereka kata dia, juga wajib menyelesaikan Hafalan Al Quran sedikitnya 5 Juz, bahkan ada yang telah selesai 30 Juz, tambahnya.
Kegiatan khataman dan imtihan ini merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai bentuk uji publik dan tasyakuran menyelesaikan target dimana anak-anak akan diuji langsung oleh orang tuanya, guru, maupun oleh Tim Trainer selaku pemandu acara.
Ini kata dia, sebagai wujud bukti kepada pihak sekolah maupun orang tua dimana selama anak-anak belajar di Pondok Pesantren Hidayatullah mendalami tahfidz maupun tartil telah terlaksana dengan baik. Materi yang diujikan pada khataman dan imtihan ini meliputi tahfidz jus 29,30, tartil, ghorib dan tajwidnya.
“Puncak acara khataman dan imtihan ini sungguh menegangkan. Karena setelah peserta membacakan beberapa surat, dan pemandu acara mempersilahkan para tokoh dan tamu undangan untuk menguji secara langsung kemampuan anak-anak dalam membaca maupun menghafal al-qur’an kepada peserta yang ada diatas panggung,” ujarnya.
Para tamu undangan dipersilahkan menunjuk kepada peserta yang dituju secara acak kemudian penguji bebas bertanya.
“Alhamdulillah dari sekian peserta yang ada dipanggung yakni 73 santri SMA-SMK mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan benar,” katanya.
Acara ini juga penuh mengharukan ketika uji publik selesai, pemandu acara mempersilahkan kepada semua peserta untuk turun langsung dari panggung dan menghampiri kedua orang tua masing-masing.
Peserta khataman dan Imtihan langsung menghampiri dan memeluk kedua orang tuanya sambil menangis tersedu-sedu, suara tangisan pun bergemuruh dimana-mana sambil mengucapkan terimakasih karena telah mendidik dengan baik, serta maafkan saya dan meminta doa kepada orang tuanya.
Salah satu wali santri, ibu Afifah, hanya bisa menangis dan tidak bisa berkata apa-apa kecuali rasa syukur atas prestasi yang telah dimiliki putrinya.
Peserta tasyakuran khataman juga menerima sertifikat sebagai Guru pengajar Al-Qur’an yang langsung diberikan oleh Ustadzah Ummu Kalsum, S.Pd.I dan Ustadzah Normaningsih Mirasari S.H.I selaku Kepala Kepengasuhan SMA Integral HBS.
Ustadz Jamaluddin Nur M.Pd.I selaku Ketua Badan Pembina Yayasan pondok pesantren Hidayatullah Batam dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan penuh haru, bangga atas prestasi² para santri dan beliau juga berpesan untuk senantiasa hidup bersama Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Badan Pembina dan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam, Ketua Korda dan tim trainer Ummi Foundation Batam, Wali Santri dari peserta Khataman, serta Asatidz dan Asatidzah SMK dan SMA Integral Hidayatullah Boarding School.(*)
Reporter: Iman Wachyudi

