Minggu, 3 Mei 2026

Tak Ada Travel Bubble Lagi, Batam Siap Sambut Wisatawan

Berita Terkait

Salah satu atraksi wisata di Batam.

batampos – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan travel bubble untuk kunjungan wisatawan Singapura ke Batam sudah tak ada lagi. Hal itu sejalan dengan keluarnya surat edaran (SE) No 13 tahun 2022.

Dimana aturan travel bubble yakni wisatawan asing yang berkunjung ke Batam wajib melakukan karantina. Selain itu, wisman juga hanya bisa jalan-jalan di daerah yang masuk kawasan travel bubble.

“Secara inplisit travel bubble sudah tak ada, sesuai SE Nomor 13. Berlaku mulai 8 Maret kemarin,” ujarnya, Rabu (9/3).

Menurut dia, keluarnya SE Nomor 13 ini tentunya membawa angin segar untuk pariwisata Indonesia, khususnya Batam. Sebab, aktifitas para wisman yang ingin berkunjung ke Batam tak dibatasi lagi di satu daerah. Mereka bebas pergi kemana saja, asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes).

“Pemberlakuan SE Nomor 13 ini akan membuat pariwisata lebih baik. Namun protkes tetap,” jelas Ardi.

Dikatakan Ardi, aturan karantina untuk kunjungan wisman ke Batam berlaku bagi yang belum vaksin. Sedangkan, yang sudah vaksin hingga dosis 2 cukup hanya PCR negatif saat di pelabuhan.

“Karantina masih wajib bagi yang vaksin belum lengkap. Kalau yang sudah hanya negatif PCR,” ujar Ardi.

Disinggung soal jalur masuk wisman ke Batam, apakah masih melalui Pelabuhan Laut Nongsa Pura. Menurut Ardi tak ada aturan khusus soal pelabuhan. Sebab diaturan SE Nomor 13 itu tidak dijelaskan jalur masuk wisman hanya lewat satu pelabuhan.

“Disebutkan bahwa PPLN khusus Batam yakni Hang Nadim dan Pelabuhan Laut. Tidak menyebutkan Nongsa Pura. Artinya semua pelabuhan,” terang Ardi.

Sementara, GM Operasional Pelabuhan Internasional Batamcenter, Nika Astaga belum dapat informasi resmi terkait aturan baru tersebut. Namun jika aturan itu memang berlaku untuk pelabuhan Internasional Batamcenter, ia pun menyambut baik.

“Informasi resmi belum tahu, kalau memang ada, tentunya kami sambut baik,” ujar Nika.

Disinggung kesiapan Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter dalam menyambut Wisman, ditegaskan Nika sangat siap. Sebab, sejak awal pandemi Pelabuhan tersebutlah satu-satunya yang tetap beroperasi di Batam, bahkan Indonesia.

“Selama ini yang lain tak beroperasi, kami malah terus beroperasi. Tak pernah tutup. Jadi jika ditanya kesiapan, pastinya kami jauh lebih siap dari segi apapun,” jelas Nika.

Menurut dia, sejak pandemi Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter tak hanya menjadi jalur pekerja yang bolak-balik Batam-Singapura atau Batam-Malaysia. Namun juga sebagai jalur masuk PMI yang dideportasi dari Malaysia.

“Setiap hari kami tetap beroperasi, karena pelabuhan ini satu-satunya jadi jalur kepulangan PMI,” pungkas Nika. (*)

Reporter : Yashinta

UPDATE