Minggu, 3 Mei 2026

Tekan Angka Kejahatan Jalanan, Polisi Gelar Cipkon Gabungan di 4 Zona

Berita Terkait

Ilustrasi Personel Polresta Barelang menggelar operasi cipta kondisi. Foto: Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Polresta Barelang bersama Jajaran Polsek menggelar cipta kondisi (cipkon) gabungan di seluruh wilayah Batam, Sabtu (20/8) malam. Kegiatan ini terbagi di dalam 4 zona.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka kriminalitas kejahatan jalanan. Seperti pencurian, premanisme, dan balap liar.

“Kita melakukan mobiling di rute yang dianggap rawan. Kemudian personel memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu waspada,” ujar Nugroho.

Untuk zona 1 merupakan gabungan antara Polsek Batu Ampar, Polsek Lubuk Baja dan Polsek Bengkong. Lokasi yang disambangi yakni Taman Jodoh, Kampung Bule, Bukit Senyum, Harbourbay, dan Melcem.

Kemudian Pasar Induk Jodoh, Komplek Nagoya Newton, Komplek Pasar Seken Nagoya, Simpang Pasir Putih, Kawasan Golden Prawn, dan Kawasan Golden King.

Sedangkan zona 2 gabungan Polsek Batam Kota dan Polsek Nongsa. Dengan rute Seputaran Kawasan MTC. Seputaran Kawasan Dataran Engku Putri, Bundaran Rajawali Bandara, serta Jalan Pramuka Kabil.

Untuk zona 3 gabungan Polsek Batu Aji, Polsek Sekupang dan Polsek KKP. Lokasinya di Kawasan Industry Latrade, Mesjid Agung Sultan Mahmud Riayat Syah, Kawasan Puskopkar, Planet futsal, TMP Bulan Gebang, Simpang Tobing dan Komplek Ruko Marina City.

Kemudian Zona 4 yakni Polsek Belakang Padang melaksanakan Cipkon di Depan mako Polsek Belakang Padang, Kampung Tanjung, Kampung Dapur Arang, Kampung Baru, Kampung Melayu, Lapangan Indra Sakti, Kampung Jawa, Kampung Bugis, Kawasan Pasar dan Pertokoan, serta Lang-Lang Laut.

“Semoga kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan. Sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Batam,” ungkapnya.

Sementara Kasat Samapta Polresta Barelang, Kompol Ahmad Rudi Prasetyo mengatakan untuk menciptakan situasi aman dan mengantisipasi kejahatan, pihaknya rutin melakukan patroli selama 24 jam. Patroli dilakukan di jalan yang rawan, bahkan di lokasi balap liar.

“Untuk patroli terus dilakukan selama 24 jam. Ada 3 tim patroli yang dikerahkan,” ujar Rudi.

Menurut Rudi, selain di lokasi rawan, patroli juga menyasar ke perumahan. Di perumahan, kata Rudi, pihaknya memberikan edukasi kepada sekuriti dan perangkat RT/RW.

“Di perumahan-perumahan kita meninggalkan nomor anggota patroli malam. Sehingga, jika ada yang dicurigai, atau ada kejahatan, kita bisa langsung dihubungi dan diatasi,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

UPDATE