Selasa, 28 April 2026

Kecelakaan di Batam Didominasi Pengendara Motor

Berita Terkait

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah memberikan reward bagi pengendara yang patuh peraturan berlalu-lintas. F Satlantas Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Polresta Barelang mencatat di 2021 terjadi sebanyak 485 kasus kecelakaan di Batam yang menyebabkan 93 orang meninggal dunia, 46 luka bera dan 616 luka ringan.

Jika dibandingkan tahun 2020, jumlah korban meninggal dunia meningkat. Tahun 2020 tercatat ada 568 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal dunia sebanyak 90 orang, 97 luka berat, dan 702 luka ringan.

Catatan kepolisian, kecelakaan didominasi oleh kendaraan roda dua. Dari faktor penyebab kecelakaan, di tahun 2021 paling tinggi akibat pengemudi saat mengikuti kendaraan lain, tidak memperhatikan jarak aman. Satlantas Polresta Barelang mencatat ada 225 kasus akibat faktor ini, yang menyebabkan 33 orang meninggal dunia.

Penyebab lainnya adalah out of control, ada 74 kasus dan menyebabkan 7 orang meninggal dunia. Lalu, akibat pengemudi tidak mendahulukan orang yang hendak menyeberang, melewati batas kecepatan, melawan arus dan menerobo lampu merah.

“Kadang kecelakaan ada juga akibat faktor kendaraan. Namun, di 2021 tidak ada kecelakaan, akibat kendaraan yang tidak layak. Edukasi (memastikan kendaran layak jalan) yang kami berikan ke masyarakat, mulai membuahkan hasil. Sebab tahun lalu, ada kecelakaan akibat rem blong, atau kondisi roda kurang baik,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, Selasa (28/12).

Kecelakaan juga disebabkan oleh kontur jalan. Polisi mencatat ada satu kecelakaan, akibat jalanan yang kurang baik. Namun, tidak menyebabkan meninggal dunia.

Sepanjang 2021 Polresta Barelang mengeluarkan sebanyak 7.997 tilang dan teguran simpatik 22.765.

“Semakin ke sini, masyarakat mulai patuh akan aturan berlalu-lintas. Hal ini terlihat dari jumlah tilang yang menurun, dan kasus laka lantas. Kami sangat berharap, ke depannya masyarakat semakin patuh lagi. Sehingga tidak ada lagi kasus kecelakaan, yang menyebabkan dampak yang fatal,” tuturnya.

Baca Juga: 485 Kasus Kecelakaan Sebabkan 93 Warga Batam Tewas

Ricky mengatakan bahwa sosialisasi dan edukasi akan aturan berlalu-lintas ini terus digalakan Polresta Barelang. Bahkan, berbagai konsep diterapkan, agar masyarakat mengingat aturan-aturan berlalu-lintas. “Kami memberikan reward, bagi pengendara yang patuh akan aturan berlalu-lintas,” ucapnya.

Ricky mengatakan pengendaa yang patuh program Si Belang (Disiplin Berlalu Lintas Polresta Barelang), mendaparkan paket sembako, beras, masker, gantung kunci dan nasi kotak.

“Kami berupaya membuat terobosa, agar masyarakat ini benar-benar memperhatikan keselamatan berlalu-lintas. Kami pun tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Patroli rutin juga sering dilakukan jajaran Satlantas Polresta Barelang, di daerah rawan kecelakaan. Selain itu, laporan-laporan terjadi kemacetan, petugas kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengurai kemacetan. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

UPDATE