Kamis, 5 Februari 2026

PT Blue Steel Industries Buka Lowongan Kerja untuk Tiga Ribu Orang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Menteri Koordinator Bidang Perekomian, Airlangga Hartanto (tengah), Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Presiden Direktur PT Blue Steel Industries, Benny Lau. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – PT Blue Steel Industries, perusahaan asal Australia bergerak dibidang usaha fabrikasi dan distribusi aneka bahan bangunan baja ringan akan mendirikan pabrik di kawasan Kabil Nongsa. Perusahaan besar ini akan berdiri diatas lahan seluas 60 hektar dengan nilai investasi Rp 3,5 triliun.

Peletakan batu pertama pembangunan PT Blue Steel Industries dilakukan secara simbolis yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekomian, Airlangga Hartanto, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Presiden Direktur PT Blue Steel Industries, Benny Lau, di Bandara Hang Nadim Batam.

Legal PT Blue Steel Industries, Alhadid, Endar Putra, mengatakan pembangunan PT Blue Steel Industries akan segera dilakukan.


Dimana pihaknya telah melakukan proses cut n fill dan pemasangan pancang di lokasi berdirinya pabrik yakni kawasan Kabil, Nongsa.

“Proses sudah dimulai, diperkirakan pembangunan selama 3 tahun. Untuk pertama, kami fokus ke bagian gudang dulu. Untuk mesin-mesin kami datangkan dari luar,” ujar Alhadid usai acara peletakan batu.

Karena itu, pihaknya meminta suport penuh dari pemerintah setempat, sehingga pembangunan pabrik sesuai dengan target. Untuk saat ini pihaknya juga tengah mengurus berbagai proses perizinan.

“Butuh perhatian dan atensi dari pemerintah daerah dan pusat, sehingga prosesnya bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Salah satu perizinan yang tengah dilakukan adalah izin reklamasi. Dimana lahan yang didapat untuk pembangunan sebagian besar lautan.

Karena itu, dibutuhkan proses reklamasi untuk membangun pabrik sesuai yang direncanakan.

“Luas yang yang akan dibangun sekitar 60 hektar. Sebagian besar, kami mendapat wilayah laut, karena itu butuh proses reklamasi. Namun untuk saat ini, kami kebut pembangunan di darat, sembari nanti untuk proses reklamasi,” terangnya.

Dijelaskan Alhadid, PT Blue Steel nantinya akan melakukan penyerapan ribuan pekerja. Dengan nilai investasi sebesar Rp 3,5 triliun yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 2,5 triliun dan tahap kedua Rp 1 triliun.

“Tenaga kerja yang diserap sekitar 3000 orang. Untuk peluang pekerjaan, kami membuka kesempatan untuk masyarakat lokal. Untuk keahlian kami ambil dari luar dan kasar lebih ke lokal,” sebut nya.

Disinggung kenapa memilih Batam, menurutnya Batam adalah paket lengkap. Semua sudah ada di Batam yang juga berdekatan dengan negara tetangga. Untuk peputaran ekonomi di Batam pun cukup baik.

” Batam ibarat Nasi Goreng Spesial, semuanya sudah ada. Pembangunan dimana-mana,”terangnya.

Dijelaskannya, bahan mentah produksi didatangkan dari Cina untuk diolah di Batam. Bahkan rencananya, PT Blue Steel Industries berencana membuat pabrik besar bahan bangunan layaknya berbelanja di Mall.

“Jadi jika dibawa ke luar Batam pun bisa dengna gratis. Dibikin lengkap layaknya mall,” imbuh nya.

Sementata, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi sangat mendukung berdirinya PT Bluee Steel Industries. Apalagi modal investasi yang dilakuman cukup besar yakni Rp 3,5 triliun dalam dua tahap.(*)

Reporter: Yashinta

Update