Kamis, 9 Juli 2026

Narkoba Musuh Bersama, Bukan Hanya Tugas Aparat

Berita Terkait

Bea Cukai Batam mengajak masyarakat berperan aktif mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (Istimewa)

batampos – Tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional. Peringatan ini menjadi momentum untuk kembali mengingatkan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika masih menjadi ancaman serius bagi bangsa. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda, kehidupan keluarga, serta keamanan masyarakat.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengawasi masuknya narkotika dari luar negeri. Barang haram tersebut dapat diselundupkan melalui pelabuhan, bandara, jalur laut, maupun barang kiriman dengan berbagai modus yang terus berkembang. Dalam menjaga pintu masuk negara, Bea Cukai memiliki peran strategis untuk mencegah penyelundupan narkotika sebelum beredar di tengah masyarakat.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Penataan DAS Baloi Tanpa APBN dan APBD

Dalam menjalankan tugas tersebut, Bea Cukai Batam terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, TNI AL, TNI AU, Imigrasi, Kejaksaan, instansi pengelola pelabuhan dan bandara, unsur intelijen, serta organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pemberantasan narkoba. Kerja sama itu mencakup pengawasan, pertukaran informasi, penindakan, hingga pemusnahan barang bukti narkotika.

Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci karena pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Upaya tersebut juga membutuhkan edukasi kepada masyarakat, pengawasan bersama, serta partisipasi aktif dalam memberikan informasi apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Narkotika memiliki berbagai jenis, seperti sabu, ganja, ekstasi, heroin, kokain, hingga berbagai zat sintetis lainnya. Modus penyelundupannya pun semakin beragam, mulai dari disamarkan di dalam barang bawaan dan paket kiriman hingga disembunyikan pada bagian tubuh untuk mengelabui petugas.

Dampak penyalahgunaan narkoba sangat luas. Selain merusak kesehatan fisik dan mental, narkoba juga memicu tindak kriminal, mengganggu produktivitas, serta menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba menjadi langkah penting dalam mencegah penyalahgunaan sejak dini.

Baca Juga: Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diderita Warga Batam Periode Mei-Juni

Pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Jangan pernah mencoba, menggunakan, menyimpan, ataupun mengedarkan narkotika. Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.

Kepedulian dan keberanian masyarakat untuk berperan aktif menjadi bagian penting dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba. Perang melawan narkoba hanya akan berhasil jika seluruh elemen bangsa bergerak bersama. (*)

ReporterBatam Pos

UPDATE